Sekilas tentang Pola Candlestick Shooting Star
1 Candlestick shooting star adalah pola pembalikan bearish satu candle.
2 Pola ini paling penting setelah tren naik dan di dekat area resistance.
3 Sebagian besar trader mengonfirmasi setup ini dengan candle berikutnya, RSI, MACD, stochastic, atau volume sebelum masuk posisi.
4 Shooting star dan inverted hammer terlihat sama, tetapi interpretasinya berbeda.
Apa Itu Pola Candlestick Shooting Star?
Shooting star adalah pola candlestick pembalikan bearish yang muncul di puncak tren naik. Pola ini terbentuk ketika pembeli mendorong harga lebih tinggi selama sesi, tetapi penjual menyerap pergerakan tersebut dan menekan harga kembali turun sebelum penutupan.
Bagaimana Cara Menginterpretasikan Pola Candlestick Shooting Star?
Pola ini mencerminkan tren naik yang gagal berlanjut. Pembeli menguji harga yang lebih tinggi, tetapi penjual mengambil alih kendali sebelum candle ditutup.
Perubahan ini tidak dengan sendirinya mengonfirmasi tren turun. Ini memberi tahu trader bahwa momentum kenaikan sebelumnya mungkin mulai melemah dan bahwa candle berikutnya kini menjadi lebih penting.
Bagaimana Cara Mengidentifikasi Pola Shooting Star?

Setup shooting star yang jelas biasanya memiliki tiga bagian: konteks tren, bentuk candle, dan konfirmasi.
• Konteks tren: Candle muncul setelah kenaikan bullish yang terlihat jelas atau fase kenaikan yang sudah memanjang.
• Body riil: Body berukuran kecil dan berada dekat bagian bawah rentang harga.
• Sumbu atas: Shadow atas panjang dan dengan jelas menunjukkan penolakan terhadap harga yang lebih tinggi.
• Sumbu bawah: Shadow bawah sangat minimal atau tidak ada.
Konfirmasi menjadi lebih kuat ketika candle berikutnya ditutup bearish, pola terbentuk di area resistance sebelumnya atau level Fibonacci retracement, dan indikator momentum seperti RSI, MACD, atau stochastic oscillator mulai bergerak turun. Konteks volume juga dapat membantu mengonfirmasi bahwa pembeli gagal mempertahankan kendali.
Penting
Shooting star yang terbentuk di dalam pergerakan harga sideways sering kali hanya merupakan noise, bukan sinyal pembalikan yang nyata.
Apa Itu Strategi Trading Pola Candlestick Shooting Star?
Penggunaan standarnya adalah sebagai trading pembalikan tren setelah reli yang berkepanjangan. Trader menunggu candle muncul di dekat resistance, lalu menggunakan konfirmasi untuk memutuskan apakah penjual benar-benar mulai mengambil alih.
Cara praktis untuk memperdagangkannya adalah dengan memperlakukan titik low candle sebagai level pemicu. Jika candle berikutnya menembus di bawah low tersebut dan bertahan di bawahnya, skenario bearish menjadi lebih kuat.
Tips Pro
Semakin teregang tren naik sebelumnya, semakin bermakna penolakan yang terjadi.
Contoh Nyata Pola Candlestick Shooting Star Menggunakan XAUUSD
Dalam contoh EURUSD ini, emas reli menuju resistance dan membentuk candlestick shooting star (18 Juli 2023) di puncak pergerakan, yang menunjukkan bahwa pembeli mendorong harga lebih tinggi tetapi gagal untuk
Setup pembalikan dikonfirmasi ketika harga menembus di bawah low shooting star, dengan stop loss ditempatkan di atas puncak sumbu karena pergerakan kembali di atas level tersebut akan membatalkan pembalikan bearish.
Take Profit 1 ditetapkan pada swing high sebelumnya, yang dapat bertindak sebagai support baru setelah breakout sebelumnya, sementara Take Profit 2 ditempatkan pada swing low sebelumnya, yang menandai area support lebih rendah berikutnya jika momentum bearish berlanjut.
Shooting Star vs Inverted Hammer

shooting star dan inverted hammer dapat terlihat hampir identik, tetapi keduanya memiliki arti yang berbeda karena terbentuk di lokasi yang berbeda. Shooting star muncul setelah tren naik dan memperingatkan kemungkinan pembalikan bearish, sedangkan inverted hammer muncul setelah tren turun dan memperingatkan kemungkinan pembalikan bullish.
Bentuknya saja tidak cukup. Trader harus selalu membaca candle dalam konteks tren yang mendahuluinya.
Bagaimana Cara Mulai Trading Pola Candlestick Shooting Star dengan Broker?
Mulailah dengan edukasi sebelum eksekusi. TMGM Academy sudah membahas pola candlestick dan analisis teknikal untuk pemula, sehingga Anda dapat memulai dengan Panduan Pola Candlestick dan Panduan Analisis Teknikal kami sebelum menguji setup ini dalam alur kerja demo.
Setelah itu, buka akun demo, fokus pada satu pasar seperti Emas atau Forex, lalu uji checklist tetap untuk entry, stop loss, exit, dan invalidasi. Beralih ke akun live hanya ketika prosesnya dapat diulang secara konsisten dan risiko per transaksi terkendali. Halaman platform publik dan akun TMGM’ juga menjelaskan akses akun demo dan live bagi trader yang menggunakan MT5.
















